Rabu, 24 Oktober 2012

1 rumit....Banyak ... "So easy"

Perjalanan yang sunyi di iringi desir dedaun tertiup angin malam yang memaksa jemariku mnggenggam erat meski tanpa sentuhan lainnya. langkah demi langkah tercipta hanya untuk sebuah tujuan yang rumit.
Beragam kata permohonan sering kali di acuhkan. hingga lidah tak sanggup untuk memohon... mengharap sebuah pengertian dari siapa saja.. yang ada kini hanya segenggam keyakinan untuk terus melanjutkan sebuahh tujuan yang rumit.
meski tak sedikit...tapi harapan tak akan ada satupun yang dapat mengghentikan langkah sehinga hanya menjadikan langkah langkah yang tercipta sebelumnya menjadi sia-sia..meski begitu.. hanyalah manusia biasa yang masih memiliki batas.rasanya keluhan telah membanjiri setiap sudut fikiran.rasanya satu langkah mendekati.. dua langkan ia menjauhi. tak kan tersusul.logikanya lebih baik tidak mendekati sehingga jarajpun tak semakin menjadi terlalu jauh.tapi keputusan telah di ambil. tak baik jika mengubah sebuah rencan yang telah berjalan . dengan pola seperti itu.. berjalanlah terus hinggga batas kemampuan.terjatuhpun tak terhindari. sebuah konsekuensi pahit pun terlihat sudah.tujuan yan rumit telah menjadi tujuan yang mustahil dengan keadaan yang seperti ini. mampukan selembar kertas menahan sebatang lidi jika menyentuh dengan tusukan.? mempukan sebutir gula memaniskan segelas teh? tetappi.. akankan lidi bisa menusuk 1000 tumpukan kertas? bisakah segelas teh menjadi manis dengan 1000 butir gula pasir?
dan.. mungkinkah sebuah tujuan yang rumit menjadi sebuah tujuan yang akan segera tercapai dengan bersama mengumpulkan fungsi dari setiap otak?
     setiap yang meminta harus bisa meminta .. dan yang memberi harus rela memberi. :)